Popular Post

Macam-Macam Jenis Lampu

Friday, May 31, 20130 comments

Lampu listrik pertama kali ditemukan oleh Thomas Alva Edisson Sampai detik ini, pendar keabadian lampu pijar masih tetap bersinar. Lampu pijar merupakan cahaya buatan yang menyalurkan arus listrik melalui filamen. Lampu pijar yang beredar di pasaran tersedia dalam berbagai voltase tegangan mulai dari 1,25 volt hingga 300 volt.


Kegunaan dan manfaat lampu pijar sangat banyak. Satu di antaranya yang kelihatan sepele adalah untuk pemanas kandang ayam dan bayi yang baru lahir agar tidak “kuning.”
Bayangkan bila tidak ada listrik dan lampu, dunia bisa berkata apa dan sudah pasti tidak ada kehidupandengan segala aktifitasnya.
Ada baiknya, kita mengenali macam-macam lampu listrik supaya kita bisa belajar apa itu lampu, dan kenapa bola lampu bisa putus dan padam. Selain itu pula, kita dapat belajar berhemat energi untuk generasi hari ini dan mendatang.
Komponen Lampu Pijar
  • Bola lampu terbuat dari kaca (selubung gelas yang menutup filamen)
  • Filamen terbuat dari wolfram
  • Gas pengisi, gas bertekanan rendah (argon, neon, nitrogen)
  • Kawat penghubung ke kaki tengah
  • Kawat penghubung ke ulir
  • Kawat penyangga
  • Kaca penyangga
  • Kontak listrik di ulir
  • Sekrup ulir
  • Isolator
  • Kontak listrik di kaki tengah

Bentuk Bola Lampu
  • bentuk bola
  • bentuk jamur
  • bentuk lilin
  • bentuk lustre.
Warna Bola Lampu
  • bening
  • warna susu
  • buram
  • warna merah
  • hijau
  • biru
  • kuning.
Lampu-Lampu Unik
  • Lampu api
  • Lampu minyak
  • Lampu kerosene
  • Lampu Davy
  • Lampu gas
  • Limelight
Lampu listrik
  • Lampu pijar
  • Lampu halogen
  • Lampu pendar (TL)
  • Lampu lucutan gas (lampu neon, xenon)
  • Lampu lucutan intensitas tinggi (lampu merkuri, lampu natrium)
  • Lampu busur
  • LED
Jenis Bola Lampu
  • Incandescent lamp (lampu pijar). Lampu ini paling sering dipakai, harganya relatif murah. Cahayanya kuning dan bertahan hingga 1.250 jam, usianya pendek. Lampu pijar menggunakan energi listrik cukup besar dan boros energi.

  • Fluorescent lamp (lampu neon atau TL). Lampu neon cahayanya berwarna putih, lebih terang dibandingkan lampu pijar. Tergolong lampu hemat energi dan tahan hingga 10.000 jam.

  • Lampu halogen biasa digunakan untuk menyinari karya seni atau pajangan. Cahayanya berwarna kekuningan sehingga detail objek terlihat jelas. Usia lampu halogen mencapai 2.000 jam.

Saat ini di Indonesia dan berbagai kota di dunia terlibat bentuk kepedulian perubahan iklim, terutama melalui upaya penghematan energi dari penggunaan listrik. Tidak heran, beberapa waktu lalu kampanye untuk mematikan listrik selama 1 jam disambut baik. Listrik bagi masyarakat dunia telah menjadi ikon peradaban bangsa.
Oleh karena itu, Indonesia membangun pemasangan kincir angin pompa air sepanjang Pantura. Upaya ini membantu meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Kincir sangat menghemat biaya karena tanpa bahan bakar dan sumber energi angin yang digunakan tidak terbatas dan gratis.
Sekarang Anda sudah tahu bahwa hal terpenting dalam pemanfaatan lampu adalah cahaya, penataan, dan sudah pasti penerangan. Sebab, hal-hal ini perlu diatur agar temperatur ruangan menjadi sesuai dengan kebutuhan. Ingat, lampu mudah putus karena temperatur kerja filamen sangat tinggi.
 
Sumber :  http://teknik-ketenagalistrikan.blogspot.com/
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. info - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger